Cara Memilih Bibit Anggrek [Hobies dan Pebisnis Anggrek Wajib Baca]

Memilih bibit anggrek yang bagus akan mempermudah kita dalam perawatan anggrek.

Faktanya, banyak dari kita (utamanya pemula) kurang memperhatikan proses ini, akibatnya perawatan angggrek menjadi lama karena fokus pada proses pemulihan pertumbuhan

Lalu bagaimana melihat kondisi bibit anggrek yang bagus, berikut ini penjabarannya:

  • Bunga anggrek yang sehat selalu memiliki daun yang warnanya mengkilat, polos dan tidak ada bercaknya
  • Pilihlah pohon bunga anggrek yang batangnya gemuk dan kuat. Bila ada batang yang punya kerutan dan terlihat kurus, itu pertanda tidak punya cadangan air yang cukup. Tentu saja ini tidak bagus.
  • Perhatikan bunga anggrek yang mau dipilih, utamakan memilih yang punya anakan dengan jumlah banyak. Ini untuk berjaga-jaga, bila bibit yang sudah dewasa mati maka kita masih bisa mendapat gantinya.
  • Lihat dan teliti tangkainya. Bila disitu terdapat banyak bekas potongan, maka pertanda kalau anggrek tersebut rajin mengeluarkan bunga. Jadi bagus untuk dipilih.
  • Cek juga apakah batangnya tertanam pada pot atau media tanam dengan kuat. Bila hanya dipegang saja batang bisa digoyang, itu pertanda bahwa akarnya tidak bagus.
  • Bila anggrek yang mau dipilih ada bunganya, teliti dengan seksama, apakah benar itu bunga sungguhan atau hanya sekedar tempelan saja. Banyak penjual tanaman anggrek yang tidak jujur dan tega melakukan hal tersebut.

Selain yang disebutkan diatas, kita juga perlu mempertimbangkan mau mengembangkan bibit dari fase apa

Fase Bibit Anggrek

Berikut ini beberapa fase bibit anggrek yang dapat dipilih oleh kita:

1. Bibit Botolan.

Bibit botolan adalah bibit anggrek yang ditanam dalam botol. Dalam botol, kenapa?. Untuk memudahkan dan menjaga sterilisasi. Bibit dalam botol ini adalah hasil semai biji anggrek yang sangat halus dan mudah sekali rusak atau hasil cloning dari kultur jaringan. Penyemaian diatas media buatan, media agar. Media ini kaya akan nutrisi, sehingga mudah sekali terkontaminasi jamur ataupun bakteri. Sehingga diperlukan tempat yang steril. Bibit dalam botol ini masih seperti kecambah, dengan daun 3 atau 4 helai saja dan akarnya masih halus.

Bibit ini mempunyai kelebihan yaitu harganya relalif murah. Dengan jumlah bibit didalamnya bisa mencapai 50 bibit. Resikonya adalah kematian yang cukup besar, apabila tidak tahu cara perawatan awal bibit tersebut. Pembeli harus bersabar menunggu waktu sampai berbunga. Bisa sampai 2 tahun tanaman tersebut baru berbunga. Namun bibit ini menjadi pilihan yang tepat bagi yang ingin menanam anggrek untuk tujuan komersiil, atau dijual kembali, sehingga investasi yang dibenamkan tidak terlalu besar. Yang perlu diperhatikan saat membeli bibit dalam botol, pilih bibit yang medianya bersih, tidak terkontaminasi jamur atau bakteri, pilih bibit yang sudah siap ditanam/dikelurkan dari botol. Dan pilih yang segel botolnya tidak rusak.

2. Bibit Kompot.

Kompot merupakan singkatan dari arti komuniti pot. Bibit kompot adalah gabungan banyak bibit tanaman anggrek yang ditanam dalam satu pot. Bibit tanaman anggrek ini hasil pemindahan pertama dari bibit dalam botol. Bibit tanaman anggrek dalam satu pot ini, satu jenis dan satu nama. Bibit kompot mempunyai kelebihan, disamping harganya yang masih murah, juga mempunyai resiko kematian yang rendah. Tanaman sudah menyesuaikan dengan lingkungan dan perakaranya sudah kuat.

Sangat cocok bagi pembeli yang akan membuka usaha penjualan tanaman anggrek. Investasinya masih rendah. Satu pot bisa sampai 30 bibit. Yang perlu diperhatikan apabila anda akan membeli jenis bibit ini, pilih tanaman anggrek dalam satu pot tersebut yang mempunyai keseragaman tinggi (>80%). Kedua pilih tanaman anggrek tersebut yang sudah mempunyai akar banyak dan kuat. Ketiga pilih pot bibit tersebut yang tidak berlumut, atau belum ditumbuhi oleh lumut. Pot yang berlumut menandakan bahwa bibit tersebut kurang perawatan atau bibit tersebut sebenarnya sudah tua, sudah terlalu lama dalam kompot.

3. Bibit Tanaman Muda.

Yang masuk dalam katagori ini adalah tanaman anggrek yang belum pernah berbunga. Tanaman sudah dalam pot secara individu. Bibit ini hasil dari pemindahan bibit kompot dengan perawatan yang baik. Harganya sudah lebih mahal, tergantung jenis tanaman anggreknya maupun corak bunganya. Biasanya bibit ini dipasarkan setelah dipindah dari kompot sampai siap berbunga, tentunya yang sudah siap berbunga harganya lebih mahal.

Bibit ini pas bagi hobiis yang hanya menanam beberapa pot saja. Dengan perawatan yang tidak terlalu lama sudah bisa menikmati bunganya. Mungkin juga bisa menjadi pilihan pengusaha rental tanaman hias, untuk mendapatkan variasi bunga yang lebih banyak, dengan investasi yang belum terlalu mahal. Yang perlu diperhatikan dalam memilih bibit ini adalah, bila dana cukup, pilih bibit tanaman anggrek yang sudah siap berbunga. Batang dan perakaranya kuat, tidak goyang. Bila batangnya goyang, berati tanaman baru dipindah tanamkan atau akarnya belum tumbuh banyak dan belum kuat. Pilih daunya yang sehat, berwarna hijau cerah, lebar dan tebal. Ketebalan daun menandakan asupan nutrisi yang baik pada tanaman anggrek tersebut.

4. Bibit Tanaman Berbunga.

Yang dimaksut bibit ini adalah tanaman anggrek yang baru sekali berbunga. Tentunya harganya lebih mahal. Paling mahal diantara jenis bibit lainnya. Kelebihanya sudah dapat diketahui corak bunga dan kualitas pertumbuhannya. Bagi hobiis yang masuk golongan penyuka bunga anggrek sangat pas memilih bibit ini. Tinggal menikmati bunganya, tidak usah menunggu waktu lama dan bersusah payah merawat. Bisa juga menjadi pilihan pengusaha rental tanaman hias. Pemilihan jenis tanaman anggrek dan corak bunga bisa disesuaikan dengan pemesan, dan penempatanya. Bisa menjadi pilihan juga bagi pembeli yang akan memberi bingkisan/parsel bunga, untuk koleganya.

Agar tidak kecewa ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemilihan bibit ini. Karena biasanya pedagang mencampur antara bibit yang muda dan yang sudah tua. Pertama pilih yang memang tanaman anggrek tersebut baru pertama berbunga. Dari golongan monopodial seperti vanda dan phalaenopsis, pilih tanaman yang belum berbatang. Dari golongan sympodial seperti dendrobium, oncidium dan catleya, pilih tanaman yang masih berumpun 3 – 4 batang dan semua batangnya masih berdaun segar. Kedua yang pasti adalah tanaman seragam, segar, sehat, tidak ada hama, batang kokoh dan bunganya cerah.

Tinggal pilih bibit yang mana yang anda perlukan. Sesuaikan dengan tujuan anda menanam dan tentunya sesuaikan juga dengan dana anda. Kadang tingkat kepuasan menjadi alasan penanaman anggrek. Tidak peduli keberadaannya, tetap ia buru, tidak peduli dengan waktu yang lama untuk sekedar melihat bunganya, tetap sabar ia tunggu. Danapun tidak menjadi perhitungan. Yang terpenting kepuasan dan kepuasan. Untuk dapat merawat, memelihara sampai melihat bunga yang mempesona. Itulah para hobiis sejati bunga anggrek…